Teknologi

Mengenal Grok, Bot AI Buatan Elon Musk yang Bakal Jadi Rival ChatGPT

48
×

Mengenal Grok, Bot AI Buatan Elon Musk yang Bakal Jadi Rival ChatGPT

Share this article

BUZZERID.com– Perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) milik Elon Musk, xAI, meluncurkan chatbot pertamanya bernama “Grok”.

Grok merupakan layanan chatbot yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan penggunanya. Grok dianggap sebagai rival sekaligus dibuat untuk menyaingi ChatGPT.

“Dalam beberapa hal penting, ini adalah yang terbaik yang ada saat ini,” kata Elon

Dia menjelaskan, sistem Grok terinspirasi dari cerita seri novel “The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy”.

Buku ini merupakan bacaan fiksi menceritakan perjalanan ke luar angkasa yang berasal dari serial radio fiksi ilmiah komedi Inggris.

Grok harus cerdas, bersifat pemberontak, dan mampu menjawab pertanyaan yang dihindari oleh layanan AI lainnya.

Sedangkan nama Grok berasal dari istilah yang diciptakan oleh Robert A. Heinlein dalam novel fiksi ilmiah  Stranger in a Strange Land tahun 1961.

Dalam buku tersebut, kata grok adalah sebutan bagi orang Mars untuk menyebut penduduk Bumi.

Kemampuan Grok

Kemampuan Grok Elon Musk mengatakan: Grok akan mendapatkan fitur X Premium+ dengan biaya USD 16  atau setara  Rp 250.053 per bulan.

Menurutnya, Grok memiliki akses terhadap data dari media sosial X (dulu Twitter).

Hal ini membuat Grok diklaim punya kemampuan lebih cerdas daripada chatbox lain.

Grok menggunakan sistem model bernama Grok-1 yang dikembangkan x.AI dalam empat bulan terakhir.

Grok-1 diklaim sanggup melampaui kinerja GPT-3.5 yang dirilis ChatGPT versi gratis dalam empat kategori.

Keempat kategori tersebut adalah mengerjakan soal matematika tingkat sekolah menengah pertama, soal pilihan ganda multidisiplin, tugas kode Python, dan soal matematika yang ditulis menggunakan program LaTeX.

Namun kemampuan Grok-1  masih akan lebih rendah dibandingkan model GPT-4  ChatGPT versi berbayar.

Sampai saat ini, Grok masih dalam tahap pengujian untuk beberapa pengguna di AS.

Pengguna yang ingin mencoba Grok harus memiliki akun X yang terverifikasi.

Grok vs ChatGPT

Sebelum Grok muncul di publik, kotak chat ChatGPT membantu menjawab pertanyaan dan menyelesaikan kekhawatiran publik.

Karena memiliki kesamaan fungsi, bagi yang ingin menggunakannya tentunya harus mengetahui perbandingan  Grok dan ChatGPT.

Berikut perbandingan Grok vs ChatGPT

1. Sumber data

Dilansir dari NDTV (6/11/2023), ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI memiliki data dari beragam sumber terbuka seperti konten situs, buku, dan Wikipedia.

Sebaliknya, Grok menggunakan data real-time dari platform X.

2. Ketersediaan

ChatGPT dirilis ke publik sejak November 2022. Namun, Grok saat ini masih dalam tahap beta dan baru dapat diakses oleh pengguna terbatas di Amerika Serikat.

3. Harga

ChatGPT menawarkan dua versi, yaitu gratis dan versi premium dengan harga 20 dollar AS atau Rp 312.567 per bulan.

Grok hanya tesedia dalam bentuk berbayar dengan harga 16 dollar AS atau setara dengan Rp 250.053 per bulan.

4. Gaya tulisan

Gaya tulisan ChatGPT saat menjawab pertanyaan dari pengguna lebih formal daripada Grok. Layanan buatan Elon Musk menggunakan gaya penulisan yang lebih humoris dan informal.

5. Kelebihan

Dilansir dari Techeela (8/11/2023), ChatGPT memiliki kelebihan dari sisi jumlah data besar dan kemampuan untuk menghasilkan format teks kreatif.

Sementara kelebihan Grok adalah dari informasinya yang berasal dari real-time data di X.

6. Kekurangan

Sebaliknya, kekurangan ChatGPT adalah informasi yang tidak real-time dan adanya potensi bias. Kekurangan Grok berupa aksesibilitas terbatas dan masih dalam tahap uji coba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *